Wednesday, December 11, 2024

KAI Operasikan 56 KA Tambahan Pada Nataru 2024/2025, Tiket Terjual 865.494



KAI telah mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelayanan optimal bagi penumpang selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Masa operasional Nataru, KAI tetapkan berlangsung selama 18 hari mulai 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Untuk mengakomodir antusias masyarakat yang cenderung tinggi pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025. KAI akan mengoperasikan 52 KA Tambahan untuk perjalanan KA Jarak Menengah dan Jauh kelas Komersial, 2 KA Jarak Jauh PSO dan 2 KA Lokal Komersial dengan masing-masing kapastitas tempat duduk sebanyak 491.976 KA Jarak Menengah dan Jauh kelas Komersial, 10.600 KA Jarak Jauh PSO, dan 14.600 KA Lokal Komersial.

Berdasarkan data hari ini Senin, 9 Desember 2024 Pukul 7.00 WIB jumlah tiket KA Jarak Menengah/Jauh serta KA Lokal yang sudah terjual untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yaitu 865.494 tiket dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI sebanyak 3.572.588. Dari 865.494 tiket terjual tersebut terdiri dari 850.330 KA Jarak Menengah/ Jauh atau 30,69% dari total jumlah tempat duduk tersedia sebanyak 2.770.864 tiket. Sedangkan untuk penjualan KA Lokal baru mencapai 15.164 tiket atau 1,89% dari total jumlah tempat duduk yang disediakan yaitu 801.724 tiket.

Untuk KA Jarak Menengah/Jauh pemesanan tiket sudah dapat dilakukan H-45, sedangkan KA Lokal sendiri pemesanannya baru dapat dipesan H-30 sebelum keberangkatan dan ada beberapa KA juga yang baru dapat dipesan H-7 sebelum keberangkatan.

“Pada 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 KAI Group menyediakan total 44.754.280 tempat duduk yang terdiri 3.572.588 Penumpang KAI, 35.407.300 Penumpang KAI Commuter, 4.142.520 Penumpang LRT Jabodebek, 588.304 Penumpang LRT Sumsel, 7.416 Penumpang KAI Wisata, 487.728 Penumpang KAI Bandara, 29.160 Penumpang KA Makassar-Parepare dan 519.264 Penumpang KCIC,” kata Anne.

Ia menambahkan, adapun total jumlah perjalanan KAI Group yaitu 40.782 KA dengan rincian 7.328 perjalanan KA yang dikelola KAI, 23.204 perjalanan KA yang dikelola KAI Commuter, 1.872 perjalanan KA yang dikelola KAI Bandara, 5.598 perjalanan LRT Jabodebek, 1.772 perjalanan LRT Sumsel, 36 perjalanan yang dikelola KAI Wisata, 108 perjalanan KA Makassar-Parepare serta 864 perjalanan Whoosh yang dikelola KCIC.

"Jumlah penjualan tiket masih akan terus berubah dinamis dan bertambah, karena penjualan masih berlangsung. KAI berharap masyarakat dapat segera memesan tiket dan merencanakan liburan dengan matang karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia," tambah Anne.


Berikut relasi perjalanan KA yang menjadi favorit pada pemesanan tiket hingga hari ini:

1.    Relasi Stasiun Pasar Senen – Stasiun Surabaya Pasar Turi sebanyak 39.188 penumpang.

2.    Relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi – Stasiun Pasar Senen sebanyak 36.329 penumpang.

3.    Relasi Stasiun Pasar Senen – Stasiun Purwosari sebanyak 26.349 penumpang.

4.    Relasi Stasiun Purwokerto – Stasiun Pasar Senen sebanyak 25.371 penumpang.

5.    Relasi Stasiun Purwosari – Stasiun Pasar Senen sebanyak 25.020 penumpang.

6.    Relasi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Purwokerto sebanyak 24.143 penumpang.

7.    Relasi Stasiun Malang – Stasiun Pasar Senen sebanyak 23.825 penumpang.

8.    Relasi Pasar Senen – Stasiun Malang sebanyak 23.552 penumpang.

9.    Relasi Stasiun Lempuyangan – Stasiun Pasar Senen sebanyak 22.089 penumpang.

10.    Relasi Stasiun Pasar Senen – Stasiun Lempuyangan sebanyak 20.695 penumpang.

“KAI siap mengakomodasi lonjakan permintaan selama libur Nataru dengan tambahan kereta dan kapasitas tempat duduk, memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan serta menghadirkan liburan seru Nataru,” tutup Anne.


VP Public Relations KAI
Anne Purba

 Siaran Pers
9 Desember 2024

 

sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release

Sunday, December 8, 2024

Melayani 421 Juta Penumpang dari Januari-November 2024, KAI Group Siap Hadirkan Pengalaman Berkesan Saat Nataru 2024/2025


KAI Group mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang dari periode Januari hingga November 2024 dengan melayani 421. 779. 056 penumpang. Adapun rinciannya yaitu 51.018.686 penumpang yang dikelola KAI, 18.891.719 Penumpang dikelola LRT Jabodebek, 341.155.158 Penumpang yang dikelola KAI Commuter, 5.143.505 Penumpang yang dikelola KAI Bandara, 5.436.535 Penumpang yang dikelola KCIC, dan 133.456 Penumpang yang dikelola KAI Wisata.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, tingginya tingkat kepercayaan masyarakat untuk menggunakan layanan kereta api menunjukkan bahwa moda transportasi ini menjadi pilihan tepat dalam bermobilisasi.

“Untuk mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan teknologi dalam kinerja operasional. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan KAI adalah mengganti komponen prasarana kereta api khususnya pada kontruksi rel di jembatan baja yang sebelumnya menggunakan bantalan dari bahan kayu menjadi bahan sintetis,” jelas Anne.

Selain itu, untuk memberikan pengalaman yang jauh lebih berkesan KAI melalui KAI Wisata juga melayani berbagai layanan kereta premium seperti carter Kereta Istimewa, Kerta Wisata berbagai jenis (Nusantara, Bali, Toraja, Sumatera, Imperial, Priority, Retro) dan KA Panoramic.

Menyambut masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, KAI terus berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan kereta api. Sejumlah inisiatif telah disiapkan untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan selama periode Nataru 2024/2025 yang KAI tetapkan dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

“Salah satu upaya nyata adalah dengan menambah jumlah Customer Service Mobile (CSM) di 39 stasiun Daerah Operasi dan Divisi Regional. Sebanyak 170 petugas tambahan juga akan dikerahkan untuk membantu dan memberikan informasi secara langsung kepada pelanggan kereta api, memastikan kebutuhan pelanggan terpenuhi dengan cepat dan efisien,” kata Anne.
 
Selain itu, KAI menambah tenaga operasional seperti petugas cleaning service di stasiun 145 orang, On-Train Cleaning (OTC) 198 orang, dan petugas cuci kereta 147 orang. Penambahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan peningkatan frekuensi perjalanan kereta selama periode Nataru, sehingga kebersihan stasiun dan kereta tetap terjaga dengan optimal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang terus diberikan untuk menggunakan layanan kereta api. KAI Group akan terus berupaya untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dengan berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas. Kami ingin memastikan bahwa penumpang tidak hanya sampai tujuan tepat waktu, tetapi juga merasakan kenyamanan dan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan tak terlupakan,” tutup Anne.


VP Public Relations KAI
Anne Purba

 Siaran Pers
7 Desember 2024
 


 

sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release

333 Juta Penumpang Manfaatkan Layanan Kereta Api di Jabodetabek, Langkah mengurangi Polusi


Dalam beberapa hari terakhir, kualitas udara di wilayah Jabodetabek menjadi perhatian publik setelah mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai level "bersih dan segar". Data menunjukkan tingkat PM2.5 (istilah untuk partikel halus di udara yang memiliki diameter kurang dari 2,5 mikrometer) di Jakarta turun hingga di bawah angka 10, menjadikannya salah satu yang terendah dan sebanding dengan kota-kota terbersih di dunia. Pagi ini, situs IQAir mencatat Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 69, yang masuk dalam kategori "sedang".

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, perbaikan kualitas udara tentunya tidak hanya bergantung pada fenomena alam, selain itu ada juga peran aktif masyarakat dalam mendukung transportasi berkelanjutan. Salah satunya adalah meningkatnya penggunaan moda transportasi kereta api, yang berkontribusi signifikan dalam mengurangi emisi karbon dan polusi udara di Jabodetabek.

Dari Januari hingga November 2024, KAI Group mencatat total 333.371.342 penumpang yang telah memanfaatkan layanan transportasi kereta api di wilayah Jabodetabek. Pencapaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi massal yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan yang dikelola oleh KAI Group.

“Rinciannya, sebanyak 9.714.046 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta jarak jauh dan lokal yang dioperasikan oleh KAI Daerah Operasi 1 Jakarta. Selain itu, 18.891.719 penumpang memilih LRT Jabodebek sebagai solusi transportasi modern untuk mobilitas harian mereka,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Tidak ketinggalan, layanan Whoosh yang dikelola KCIC yang baru diluncurkan telah mencatat 5.436.535 penumpang pada periode yang sama, menandakan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap moda transportasi berkecepatan tinggi yang hadir pertama di Indonesia. Sementara itu, Commuter Line yang menjadi andalan mobilitas sehari-hari di Jabodetabek mencatat pengguna terbanyak dengan jumlah fantastis, yaitu 299.329.042 pengguna sepanjang periode Januari hingga November 2024.

Efisiensi kereta api dapat dilihat dari kapasitas angkut yang besar. Dalam sekali jalan, 1 rangkaian kereta api jarak jauh terdiri dari 8 hingga 14 kereta penumpang dengan kapasitas hingga 1.120 tempat duduk. Jika dibandingkan dengan mobil pribadi berkapasitas 7 orang atau motor berkapasitas 2 orang maka 1 perjalanan kereta api dapat menggantikan 160 mobil atau 560 motor.

Kementerian Perhubungan juga menyampaikan bahwa emisi yang dihasilkan kereta api jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan mobil atau pesawat. Dalam 200 mil perjalanan, emisi yang dihasilkan mobil atau pesawat 5 kali lipat jika dibandingkan dengan kereta api.

Berdasarkan penelitian dari Departemen Bisnis, Energi, dan Strategi Industri Inggris via Our World in Data, emisi setara CO2 per penumpang per km pada kereta adalah 41 gram, sepeda motor 103 gram, dan mobil 192 gram.

Dengan demikian, perjalanan kereta api dengan penumpang hanya menghasilkan 45.920 gram CO2 per km, jauh lebih rendah dibanding motor sebanyak 115.360 gram CO2, dan mobil sebanyak 215.040 gram CO2.

Sebagai contoh, untuk perjalanan Commuter Line 1 rangkaian terdiri atas 8 hingga 12 kereta dengan kapasitas maksimal 3.000 pelanggan. Jumlah 1 rangkaian Commuter Line ini mampu menggantikan penggunaan 428 mobil pribadi dan 1.500 motor.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke transportasi kereta api, pelanggan kereta api berhasil mengurangi emisi CO2 secara signifikan. Setiap hari, penggunaan kereta api mengurangi sekitar 2.141 ton CO2 dan dalam setahun total pengurangan mencapai sekitar 780.528 ton CO2. Dampak ini sangat besar terhadap kualitas udara di Jabodetabek, berkontribusi menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.

“KAI Group terus berkomitmen untuk mendukung kebiasaan masyarakat beralih ke transportasi massal yang lebih ramah lingkungan. Upaya ini sejalan dengan tujuan kami menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, sekaligus mendukung salah satu pencapaian SDGs di Indonesia,” kata Anne.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, Anne mengatakan KAI Group optimis dapat terus berkontribusi dalam mengurangi polusi udara di wilayah perkotaan.

"Terima kasih atas kepercayaan para pengguna kereta api di Jabodetabek. Tidak hanya memilih moda transportasi yang efisien, Anda juga telah berkontribusi secara langsung dalam menciptakan kualitas udara yang jauh lebih baik bagi kita semua," tutup Anne.


VP Public Relations KAI
Anne Purba

 Siaran Pers
7 Desember 2024
 



 

sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release

KAI Hadirkan Layanan Direct Train Jakarta-Semarang dengan Diskon 50%, Tiket Nataru 2024/2025 Terjual 833.495


KAI menyambut periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 dengan menghadirkan inovasi layanan Direct Train. Perjalanan langsung tanpa transit ini menghubungkan Stasiun Gambir dengan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng. Direct Train tentunya akan memberikan pengalaman perjalanan yang praktis dan nyaman bagi masyarakat.


"Layanan ini kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan moda transportasi publik yang efisien dan nyaman, terutama di masa liburan akhir tahun," ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Layanan Direct Train ini hanya tersedia secara eksklusif pada 9 dan 10 Desember 2024. Adapun rute perjalanannya yaitu relasi (Gambir - Semarang Tawang Bank Jateng) Pukul 23.20 WIB - 04.25 WIB serta (Semarang Tawang Bank Jateng - Gambir) Pukul 11.00 WIB – 16.00 WIB. KAI juga memberikan promo diskon sebesar 50% untuk perjalanan tanggal 9 Desember. Dengan promo ini, pelanggan dapat menikmati perjalanan Jakarta-Semarang dengan harga Rp200.000.

"Kesempatan ini sangat sayang untuk dilewatkan, terutama bagi masyarakat yang ingin mencoba pengalaman baru perjalanan langsung dengan kereta api tanpa transit," tambah Anne.

Untuk update penjualan tiket Nataru 2024/2025 yang KAI tetapkan dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Berdasarkan data hari ini Minggu, 8 Desember 2024 Pukul 7.00 WIB jumlah tiket KA Jarak Menengah/Jauh serta KA Lokal yang sudah terjual untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yaitu 833.495 tiket dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI sebanyak 3.572.588. Dari 833.495 tiket terjual tersebut terdiri dari 821.114 KA Jarak Menengah/ Jauh atau 29,63% dari total jumlah tempat duduk tersedia sebanyak 2.770.864 tiket. Sedangkan untuk penjualan KA Lokal baru mencapai 12.381 tiket atau 1,54% dari total jumlah tempat duduk yang disediakan yaitu 801.724 tiket.

Untuk KA Jarak Menengah/Jauh pemesanan tiket sudah dapat dilakukan H-45, sedangkan KA Lokal sendiri pemesanannya baru dapat dipesan H-30 sebelum keberangkatan dan ada beberapa KA juga yang baru dapat dipesan H-7 sebelum keberangkatan.

"Jumlah penjualan tiket masih akan terus berubah dinamis dan bertambah, karena penjualan masih berlangsung. KAI berharap masyarakat dapat segera memesan tiket dan merencanakan liburan dengan matang karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia," tambah Anne.


VP Public Relations KAI
Anne Purba

 Siaran Pers
8 Desember 2024

 


 

sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release

Tuesday, December 3, 2024

KAI dan Dubes Prancis Bahas Kerja Sama Peresmian Plakat Sejarah Arthur Rimbaud


KAI menerima kunjungan resmi dari Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabian Penone, di Ruang Rapat Jaladara, Jakarta Railway Center pada Jumat (30/11). Pertemuan ini membahas persiapan peresmian plakat Arthur Rimbaud yang akan dilaksanakan pada 5 Desember 2024 di Stasiun Tuntang, Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran manajemen KAI yang mendiskusikan langkah-langkah strategis untuk mendukung penyelenggaraan acara tersebut.

“Plakat tersebut menjadi simbol sejarah yang menyoroti hubungan antara Arthur Rimbaud (penyair besar dari Prancis abad ke-19) dengan kawasan Ambarawa dan Salatiga, tempat yang memiliki nilai sejarah dalam kehidupannya,” kata Didiek.

Dalam sambutannya, Fabian Penone menyampaikan apresiasinya terhadap KAI yang telah mendukung inisiatif ini.

“Arthur Rimbaud bukan hanya milik Prancis tetapi juga bagian dari sejarah dunia, termasuk Indonesia. Dukungan KAI dalam peresmian plakat ini menunjukkan komitmen besar untuk menjaga warisan budaya bersama dan memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara,” ujar Fabian.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa kolaborasi ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian sejarah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke kancah internasional.

“KAI merasa terhormat dapat berperan dalam peresmian plakat Arthur Rimbaud. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bagaimana transportasi dapat menjadi penghubung sejarah dan budaya antarnegara,” ungkap Anne.

KAI juga berkomitmen untuk menyediakan fasilitas transportasi guna mempermudah pelaksanaan acara, termasuk bagi tamu kehormatan dari Prancis. Hal ini sekaligus menjadi momen untuk memperkenalkan layanan unggulan KAI kepada para tamu Internasional.

Kerja sama antara KAI dan Prancis sebelumnya juga pernah dilakukan sekitar tahun 2012 hingga 2014. KAI bahkan mengirim pegawai yang sudah melaksanakan Hospitality Training SNCF hingga 14 angkatan ke Paris, Prancis. Program ini bertujuan memberikan referensi baru bagi KAI untuk dapat memberikan pelayanan yang prima bagi pelanggan.

“Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama budaya yang diharapkan dapat mempererat hubungan Indonesia dan Prancis, sekaligus memperkuat peran KAI dalam mendukung pelestarian sejarah melalui sektor transportasi,” tutup Anne.

VP Public Relations KAI
Anne Purba

 Siaran Pers
30 November 2024


 sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release

643.290 Tiket KA Jarak Menengah/Jauh Sudah Terjual Untuk Keberangkatan KA Pada Masa Natal dan Tahun Baru



Berdasarkan data hari ini, Senin, 2 Desember 2024 jumlah tiket KA jarak menengah / jauh yang sudah terjual untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang berlangsung pada 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 berjumlah 643.290 tiket atau 23, 22 % dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 2.770.864.

“Pada 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 KAI Group menyediakan total 44.754.280 tempat duduk yang terdiri 3.572.588 Penumpang KAI, 35.407.300 Penumpang KAI Commuter, 4.142.520 Penumpang LRT Jabodebek, 588.304 Penumpang LRT Sumsel, 7.416 Penumpang KAI Wisata, 487.728 Penumpang KAI Bandara, 29.160 KA Makassar-Parepare dan 519.264 KCIC,” ungkap Anne.

Ia menambahkan, adapun total jumlah perjalanan KAI Group yaitu 40.782 KA dengan rincian 7.328 perjalanan KA yang dikelola KAI, 23.204 perjalanan KA yang dikelola KAI Commuter, 1.872 perjalanan KA yang dikelola KAI Bandara, 5.598 perjalanan LRT Jabodebek, 1.772 perjalanan LRT Sumsel, 36 perjalanan yang dikelola KAI Wisata, 108 perjalanan KA Makassar-Parepare serta 864 perjalanan Whoosh yang dikelola KCIC.

Hingga 2 Desember 2024 Pukul 07.00 WIB, sebanyak 643.290 tiket kereta jarak jauh dan menengah pada masa libur Natal dan tahun Baru telah terjual. Adapun penjualan tertinggi pada periode sebelum Hari Natal  terjadi pada H- 4 (21 Desember 2024) dengan total penjualan 49.008 tiket. Sementara untuk periode setelah Hari Natal, terjadi pada H+4 (29 Desember 2024) dengan penjualan 47.315 tiket.

"Jumlah tersebut masih akan terus berubah dinamis dan bertambah, karena penjualan masih berlangsung. KAI berharap masyarakat dapat segera memesan tiket dan merencanakan liburan dengan matang karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia," tambah Anne.

Berikut relasi perjalanan KA yang menjadi favorit pada pemesanan tiket hingga hari ini:

1. Relasi Stasiun Pasar Senen – Stasiun Surabaya Pasar Turi sebanyak 31.218 penumpang.
2. Relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi – Stasiun Pasar Senen sebanyak 28.567 penumpang.
3. Relasi Stasiun Pasar Senen – Stasiun Purwosari sebanyak 24.776 penumpang.
4. Relasi Stasiun Purwosari – Stasiun Pasar Senen sebanyak 23.320 penumpang.
5. Relasi Stasiun Purwokerto – Stasiun Pasar Senen sebanyak 21.376 penumpang.
6. Relasi Stasiun Pasar Senen -  Stasiun Purwokerto sebanyak 21.093 penumpang.
7. Relasi Pasar Senen – Stasiun Malang sebanyak 19.198 penumpang.
8. Relasi Stasiun Pasar Senen – Stasiun Lempuyangan sebanyak 17.968 penumpang.
9. Relasi Stasiun Malang – Stasiun Pasar Senen sebanyak 17.739 penumpang.
10. Relasi Stasiun Lempuyangan – Stasiun Pasar Senen sebanyak 17.461 penumpang.

“Perjalanan dengan kereta api adalah solusi transportasi yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk liburan akhir tahun. Segera pesan tiket melalui Access by KAI dan manfaatkan momen liburan Nataru 2024/2025 bersama KAI,” tutup Anne.

VP Public Relations KAI
Anne Purba

 

Siaran Pers
2 Desember 2024
 

sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release
 

Thursday, October 24, 2024

Utamakan Keselamatan, KAI Pertahankan Budaya “Tunjuk-Sebut” dalam Operasional Kereta Api


Sebagai salah satu langkah konkrit dalam peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, KAI secara konsisten terus mempertahankan budaya disiplin para personilnya melalui penerapan metode “Tunjuk-Sebut” atau dalam bahasa Jepang bernama Yubisashi Kanko (指差呼称.).

“Metode yang berasal dari Jepang ini, bermula dari seorang masinis lokomotif uap Jepang bernama Yasoichi Hori yang mengalami sakit mata saat melaksanakan dinas. Untuk memastikan sinyal yang dilihatnya, ia menyebutkan status sinyal (aman, hati - hati atau berhenti) kepada stocker (Asisten Masinis) ,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Anne mengatakan, bahwa metode budaya “Tunjuk-Sebut” dimulai diperkenalkan di lingkungan persinyalan elektrik di wilayah Jabotabek pada tahun 1993 dan terus dipertahankan serta berkembang menjadi suatu kewajiban bagi personil operasional KAI Group hingga kini. KAI tidak hanya berfokus pada peningkatan keselamatan melalui penggunaan kemajuan tekhnologi semata, tetapi juga pada pengembangan budaya kerja yang disiplin dan terintegrasi. Metode tersebut terbukti efektif dalam mengurangi kesalahan operasional yang dapat membahayakan keselamatan.

Berikut mekanisme tunjuk sebut yang dijalankan di KAI:

-    Fokus dan Konsentrasi: Menunjuk dengan jari membantu masinis memusatkan perhatian pada objek penting, mengurangi kemungkinan teralihkan oleh hal lain.

-    Pengurangan Kesalahan: Tindakan menunjuk dan menyebut status sinyal secara bersamaan menciptakan jeda yang dapat mencegah kesalahan akibat perilaku refleksif.

-    Memori yang Kuat: Penyebutan suara memperkuat ingatan tentang tindakan yang dilakukan, sehingga lebih mudah untuk diingat dan diperiksa kembali.

-    Deteksi Kesalahan: Penyebutan suara juga membantu masinis mengidentifikasi dan mengoreksi kesalahan dengan lebih efektif.

-    Peningkatan Kesadaran: Kombinasi gerakan tangan dan suara merangsang keterlibatan fisik, meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.


“Penelitian yang dilakukan oleh RTRI (Railway Technical Research Institute) menunjukkan bahwa penerapan “Tunjuk Sebut” dapat secara signifikan mengurangi kesalahan operasional. Hasil survey, kelompok yang tidak melakukan tindakan apa pun menunjukkan persentase kesalahan tertinggi. Melakukan “Tunjuk” atau “Sebut” mengurangi kesalahan hingga 50-66%. Implementasi “Tunjuk-Sebut” dapat menurunkan kesalahan hingga 83%,” jelas Anne.

Anne menambahkan, metode “Tunjuk-Sebut” bagi Masinis dan Asisten Masinis selain dilakukan ketika berdinas, metode tersebut dilakukan dimulai dari tahapan asesmen pra-dinas, hal ini dimaksudkan agar para personil mengerti semboyan dilintas yang akan didinaskan. Selanjutnya secara berkala dilakukan pengujian terhadap metode tersebut dengan berbagai tingkatan dan kesempatan.

“Dengan langkah proaktif ini, KAI bertekad untuk terus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan penumpang. Budaya “Tunjuk-Sebut” ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan SOP guna mendukung keselamatan perjalanan kereta api,” tutup Anne.

VP Public Relations KAI
Anne Purba

 Siaran Pers
24 Oktober 2024







 

sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025 Sudah Rilis, Rencanakan Liburan yang Tak Terlupakan dengan Kereta Api


Momen liburan adalah waktu yang dinanti-nanti, terutama saat bisa menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Di tahun 2025, pemerintah telah resmi menetapkan 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama. Ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan seru bersama PT Kereta Api Indonesia (Pesero)

“Naik kereta api bukan hanya tentang mencapai destinasi tujuan. Ini adalah pengalaman menyenangkan karena dengan kereta api pelanggan dapat menikmati pemandangan indah tanpa khawatir macet maupun bahaya lalu lintas karena lelah mengemudi,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Anne mengatakan, masyarkat dapat memilih perjalanan kereta api sesuai anggaran. Mulai dari kereta ekonomi dengan pilihan yang jauh lebih nyaman seperti KA New Generation, atau memilih fasilitas lebih dengan KA Eksekutif, Luxury, Panoramic ataupun Compartemen.


Adapun, Anne memberikan tips jika pelanggan kereta api ingin berlibur dengan membawa anak:

1.    Manfaatkan Aplikasi Access by KAI

Unduh aplikasi ini untuk memudahkan pemesanan tiket, akses layanan tambahan, dan fitur e-boarding pass. Cukup tunjukkan barcode atau gunakan fitur face recognition!

2.    Pesan Tiket Jauh-jauh Hari

Dapatkan harga lebih murah dan pilih tempat duduk yang nyaman. Tiket bisa dipesan hingga 45 hari sebelum keberangkatan.

3.    Jangan Telat Datang ke Stasiun

Usahakan tiba minimal 30 menit sebelum keberangkatan untuk menikmati suasana stasiun dan kuliner yang tersedia.

4.    Bawa Barang Bawaan Secukupnya

Pilih barang penting agar perjalanan lebih praktis. Anda juga bisa menggunakan jasa porter jika diperlukan.

5.    Selalu Awasi Anak Anda

Keselamatan anak adalah prioritas utama, terutama di stasiun yang ramai. Pastikan untuk selalu mengawasi mereka.

6.    Manfaatkan Fasilitas Ramah Anak

KAI menyediakan taman bermain dan ruang laktasi di stasiun, serta fasilitas di dalam kereta untuk kenyamanan anak dan orang tua.

7.    Nikmati Kuliner dengan Railfood

Pesan makanan dari tempat duduk Anda dan nikmati berbagai menu kuliner khas kereta api selama perjalanan.

 “Mempersiapkan perjalanan dengan kereta api melalui perencanaan yang matang tentunya akan jauh lebih baik. Tandai kalender Anda dan siapkan rencana perjalanan kereta api bersama keluarga. Atau ajak teman-teman dekat berlibur bersama dan buat liburan Anda menjadi pengalaman seru yang penuh kenangan indah,” tutup Anne.


Hormat kami,

Vice President Public Relations KAI
Anne Purba

 

 Siaran Pers
24 Oktober 2024

 





 

sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release


Tuesday, October 22, 2024

Tingkatkan Kapasitas Bongkar Batu Bara Area Kertapati, Bukit Asam Sinergi dengan KAI dan Semen Baturaja


Jakarta, 22 Oktober 2024 - PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI, dan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) menyepakati Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) terkait Rencana Peningkatan Kapasitas Bongkar Batu Bara Area Kertapati.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rafli Yandra, Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA); Rudi As Aturridha, Direktur Pengembangan Usaha & Kelembagaan PT Kereta Api Indonesia (Persero); Muhammad Syafitri, Direktur Operasi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) di Signature Lounge SIG, Jakarta, Selasa (22/10/2024).

Turut menyaksikan, antara lain Suhedi, Direktur Operasi & Produksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA); Hadis Surya Palapa, Direktur Niaga PT Kereta Api Indonesia (Persero); Donny Arsal, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG); Yosviandri, Direktur Supply Chain PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG); Suherman Yahya, Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk (SMBR); Rahmat Hidayat, Direktur Fungsi Keuangan & SDM PT Semen Baturaja Tbk (SMBR); dan Fredi Firmansyah, Direktur Utama PT Kereta Api Logistik.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bongkar batu bara di area Kertapati, Palembang. Selain itu, kerja sama ini juga untuk memaksimalkan potensi masing-masing perusahaan, dengan prinsip saling menguntungkan dan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Rafli Yandra, Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA), mengatakan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari upaya PTBA dalam meningkatkan kapasitas angkutan batu bara.

"Kerja sama ini adalah langkah strategis bagi kami untuk memperkuat pilar logistik dan infrastruktur. Melalui peningkatan kapasitas logistik, kami dapat berkontribusi lebih besar dalam menghadirkan energi tanpa henti untuk negeri," kata Rafli Yandra.

Dengan cadangan batu bara sebesar 2,98 miliar ton dan sumber daya 5,81 miliar ton, PTBA merupakan salah satu pengelola kekayaan batu bara terbesar di Indonesia. Peningkatan kapasitas logistik merupakan langkah penting dalam rangka mempercepat monetisasi cadangan batu bara dan menjaga ketahanan energi nasional.

Pada kesempatan yang sama, Suherman Yahya, Direktur Utama SMBR menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis sinergi antar BUMN. "Semen Baturaja sangat mendukung kolaborasi ini guna memperkuat keberlanjutan pasokan bahan baku energi. Sinergi ini juga berkontribusi pada efisiensi operasional dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta pembangunan infrastruktur nasional," ujarnya.

KAI berkolaborasi dengan PTBA dan SMBR untuk meningkatkan kapasitas angkut batu bara di Kertapati dengan target penyelesaian pada tahun 2027. Hal ini dilakukan mengingat pentingnya pengembangan area bongkar muat batu bara dan semen di wilayah Divre III Palembang untuk mendukung kebutuhan energi dan infrastruktur nasional.

Didiek Hartantyo, Direktur Utama KAI mengatakan KAI mencatat kinerja positif pada angkutan barang selama periode Januari hingga September 2024, dimana KAI mengangkut 50.987.328 ton barang atau meningkat 8% dibanding periode yang sama Januari hingga September 2023 sebanyak 47.174.683 ton barang.

Angkutan batu bara mendominasi dengan total 40.828.696 ton atau 80% dari keseluruhan angkutan barang KAI. Angkutan barang dengan kereta api memiliki berbagai keunggulan seperti ketepatan waktu, keamanan, kapasitas besar, bebas pungutan liar, dan dikelola oleh SDM yang profesional. Kelebihan lainnya yaitu angkutan barang dengan kereta api mampu mengangkut dengan kapasitas yang sangat besar. Satu gerbong bisa mengangkut 50 ton atau seukuran 2 truk kontainer. Bahkan, satu rangkaian KA angkutan batu bara di Sumatera bagian selatan dapat menarik 61 gerbong atau 3.000 ton sekaligus. Jika diangkut truk butuh kurang lebih 120 truk.

“Angkutan barang dengan kereta api tentunya lebih mendukung efisiensi biaya logistik, mengurangi kemacetan dan polusi yang mendukung keberlanjutan lingkungan,” tutup Didiek.


VP Public Relations KAI
Anne Purba

Siaran Pers KAI
22 Oktober 2024

 






sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release

Menjadi Pemimpin Perubahan: Inspirasi dari Dirut KAI pada Bisnis Indonesia Leaders Day


Dalam upaya memperkuat semangat inovasi dan kepemimpinan yang efektif, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjadi pembicara dalam acara bulanan Bisnis Indonesia Leaders Day dengan tema “Kepemimpinan Transformasional” pada Selasa (22/10). Acara yang diselenggarakan di Aula Utama Lt. 8 Wisma Bisnis Indonesia ini dihadiri oleh para pemimpin dari berbagai level, baik secara langsung maupun melalui platform daring termasuk jajaran Direksi KAI dan Bisnis Indonesia.

VP Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tujuan utama dari “Leaders Day” adalah untuk memberikan dorongan motivasi kerja, serta memperkuat semangat inovasi di kalangan para pemimpin perusahaan. Ia menambahkan bahwa pada agenda tersebut, Dirut KAI Didiek Hartantyo salah satunya menjelaskan terkait bagaimana KAI berhasil melewati masa pandemi dengan memanfaatkan peluang, melindungi pegawai dan pelanggan serta mendengar masukan dari pelanggan.

“Bapak Didiek Hartantyo mendapatkan amanah sebagai Dirut KAI di tengah pandemi Covid-19. Pada saat itu, Ia harus menghadapi masa sangat sulit, karena sektor transportasi merupakan satu di antara industri paling terdampak wabah virus korona. Meski hal tersebut membuat cash flow KAI terganggu, namun manajemen KAI melakukan langkah terbaik berkomitmen untuk melayani dan melindungi seluruh pegawainya dan pelanggannya (protect our people) dan menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan di tengah kondisi yang serba menantang ini. Pada masa pandemi, tidak ada satupun karyawan KAI yang di PHK,” ungkap Anne.

Selain mampu melewati masa-masa menantang saat pandemi, KAI juga berhasil menyelesaikan penugasan dua proyek strategis nasional yaitu LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta Bandung. Anne mengatakan, Dirut KAI Didiek Hartantyo menggarisbawahi pentingnya menginternalisasikan program transformasi kepada setiap karyawan sebagai upaya menciptakan budaya perusahaan yang adaptif dan responsif terhadap beragam perubahan.

Ia juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi selama proses transformasi serta solusi yang diterapkan untuk mengatasinya. Dirut KAI mengatakan, budaya inovasi dan kreativitas adalah kunci untuk memastikan nilai-nilai tersebut mengalir dalam diri setiap karyawan di perusahaan untuk memberikan output bagi pelanggan. *Salah satu inovasi dan perubahan terkait layanan peningkatan kenyamanan kepada pelanggan antara lain dengan mengubah layanan kereta ekonomi kursi tegak dengan new generation dan pengembangan kereta compartment,” tambah Anne.

Dalam sesi ini, Dirut KAI Didiek Hartantyo memberikan tips tentang bagaimana mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin yang sukses, serta membagikan kisah inspiratif dari perjalanan hidup dan kariernya, termasuk berbagai tantangan yang pernah dihadapinya,” ungkap Anne.

Anne mengatakan, Direktur KAI berharap melalui acara tersebut, dapat menginspirasi para pemimpin di Bisnis Indonesia untuk terus berinovasi dan bekerja sama dalam mencapai tujuan perusahaan. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan kualitas layanan dengan konsisten.

Direktur Utama Bisnis Indonesia Lulu Terianto juga berkesempatan menyampaikan sambutan pada kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi pada pelayanan KAI yang hingga saat ini terus berprogres semakin baik.

“Meskipun saya jarang naik kereta api, namun beberapa kali menikmati layanan kereta api saya merasakan transformasinya, terutama terkait pelayanan yang jauh lebih baik. Jika dibandingkan dengan naik kereta di luar negeri, pelayanan KAI tidak kalah bahkan jauh lebih baik dibanding kereta di luar negeri,” ungkap Lulu.

Anne mengatakan, selain dari sisi layanan KAI berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas pegawai melalui berbagai pelatihan, serta mengadakan dan mengikuti Improvement & Innovation Award secara rutin setiap tahunnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Hal ini tentunya akan memberikan ruang untuk karyawan KAI berkontribusi dalam menciptakan inovasi yang memberikan dampak positif bagi perusahaan,” jelas Anne.

Dengan adanya Acara bulanan Bisnis Indonesia Leaders Day tersebut, diharapkan menjadi momentum sharing bagi para leader di KAI dan Bisnis Indonesia Group agar semakin termotivasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Dengan semangat kolaborasi dan keinginan untuk terus bersama-sama belajar, para pemimpin dapat mengambil keputusan yang matang dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan.

“Acara “Leaders Day” ini, merupakan komitmen KAI dan Bisnis Indonesia dalam mendukung pengembangan kepemimpinan dan membuat serangkaian inovasi dalam dunia bisnis untuk menghadirkan transformasi atau perubahan yang mendukung keberlanjutan perusahaan,” tutup Anne.  


VP Public Relations KAI
Anne Purba

Siaran Pers KAI
22 Oktober 2024
 




sumber : https://www.kai.id/information/news/press-release